Tips Memaksimalkan Barcode Agar Mudah di Scan

barcode-scanner

Barcode Merupakan kode bar berbentuk garis yang tersusun yang dapat terbaca oleh mesin yang berfungsi untuk mempermudah proses penginputan barang, stok opname dan pembayaran pada mesin kasir / point of sale.

Dengan menggunakan barcode pemrosesan data akan semakin cepat dan menghindari kesalahan penginputan, namun semua proses tersebut bisa berjalan lancar apabila barcode bisa terbaca dengan benar.

Baca juga : Cara Mudah Membuat Barcode Untuk Toko Retail, Format penomoran kode SKU untuk produk Retail, Label Barcode: Jenis dan Ukuran Untuk Toko Retail

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketepatan pada saat scan barcode salah satunya adalah kualitas.
Berikut adalah tips agar barcode produk retail anda mudah di scan:

1. Atur posisi yang tepat

Agar barcode mudah di scan atau kode dapat dibaca dari dari awal sampai akhir pastikan posisi barcode berada di area yang tepat, sediakan space putih yang cukup besar pada tiap garis barcode setidaknya lebar 5 kali dari garis barcode.

paper-position

2. Print dengan kontras tinggi

Hasil print dengan kontras tinggi lebih mudah dikenali oleh alat scanner, hindari kode barcode yang berwarna terang pada background yang terang dan kode barcode gelap pada background layar yang gelap. kombinasi warna juga tidak kami sarankan misal murah diatas putih atau hitam diatas biru. warna kontas terbaik adalah warna hitam dan layar backgroun putih yang tidak transparan.

3. Pilih Permukaan kertas yang tepat

Pilihlah kertas dengan permukaan matte, hindari bahan mengkilap seperti kertas film karena akan mempersulit untuk di scan karena permukaan ini menyebarkan cahaya dan sulit untuk memantulkan cahaya inframerah.

list-of-paper

4. Pilih printer thermal yang tepat

Printer label dan bahan label yang anda pilih merupakan faktor penting agar kode barcode anda bisa terbaca, ada dua jenis thermal printer yaitu :

Direct thermal transfer

Printer barcode Direct thermal transfer tidak menggunakan tinta atau toner, sebagai gantinya printer ini menggunakan panas untuk mencetak barcode ke label termal langsung.

Direct thermal transfer tidak terlalu tahan lama karena bahan label sensitif terhadap panas, abrasi, dan cahaya, serta dapat terdegradasi seiring waktu.

Thermal transfer printer

Thermal transfer printer menggunakan pita ribbon yang dipanaskan untuk menghasilkan gambar yang tahan lama.
Thermal transfer printer paling baik untuk kondisi ekstrem seperti panas, dingin, bahan kimia, atau lecet.

5. Ikuti pengaturan standard

Pastikan gambar barcode anda memenuhi aturan standard yang telah di tentukan mulai dari , tinggi barcode, warna, dan background serta posisi pada label.

6. Buat barcode mudah di akses

Pastikan barcode anda tidak tertutup sebagian atau di blur oleh benda lain selama proses scan, scanner memiliki panjang fokus tertentu yang memungkinkan scanner dapat membaca barcode dalam jarak jangkau tertentu. Oleh karena itu pastikan barcode mudah di akses dan juga pastikan barcode tidak kotor, lecek dan resiko kerusakan lain nya.


DealPOS adalah Software/Aplikasi kasir online yang dirancang khusus untuk toko Retail yang berkategori Fashion, Minimarket, Electronic, Fresh Food dan Toko Bangunan.

dealpos-blog-trial-indonesia

Keyword Search: Aplikasi Kasir, Software Minimarket, Aplikasi Toko Baju, Aplikasi Toko Buah, Aplikasi Toko Bangunan, Minimarket, barcode

Leave a Reply