
Masalah overstock (kelebihan stok) dan understock (kekurangan stok) adalah dua tantangan utama yang sering dihadapi oleh pelaku bisnis, terutama yang bergerak di bidang ritel dan manufaktur. Kedua kondisi ini dapat merugikan bisnis jika tidak dikelola dengan baik. Artikel ini akan membahas strategi efektif untuk mengatasi overstock dan understock, sehingga bisnis Anda tetap efisien dan menguntungkan.
Apa itu Overstock dan Understock?
Overstock adalah kondisi di mana stok barang di gudang melebihi kebutuhan aktual. Ini dapat menyebabkan:
- Biaya penyimpanan yang tinggi.
- Risiko kerusakan barang.
- Penurunan nilai barang, terutama untuk produk dengan umur simpan pendek.
Baca juga: Overstock: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Understock, sebaliknya, terjadi ketika stok barang di gudang tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan. Dampaknya meliputi:
- Kehilangan peluang penjualan.
- Menurunnya tingkat kepuasan pelanggan.
- Gangguan pada operasi bisnis.
Strategi Mengatasi Overstock
- Analisis Data Penjualan Gunakan data historis untuk memahami pola permintaan pelanggan. Identifikasi produk yang bergerak lambat dan rencanakan pengurangan stok untuk barang tersebut.
- Promosi dan Diskon Terapkan strategi promosi seperti diskon atau bundling untuk produk yang overstock. Ini membantu mempercepat penjualan dan mengosongkan ruang gudang.
- Optimalkan Perencanaan Pembelian Evaluasi kembali kebijakan pembelian Anda. Hindari pembelian dalam jumlah besar tanpa mempertimbangkan tren permintaan.
- Diversifikasi Saluran Penjualan Gunakan platform e-commerce, marketplace, atau mitra distribusi untuk memperluas jangkauan penjualan dan mengurangi stok yang menumpuk.
- Donasi atau Daur Ulang Untuk produk yang tidak laku dan mendekati akhir masa pakainya, pertimbangkan donasi atau daur ulang sebagai solusi akhir.
Strategi Mengatasi Understock
- Forecasting Permintaan yang Akurat Manfaatkan teknologi seperti perangkat lunak analitik untuk memprediksi permintaan berdasarkan data historis, tren pasar, dan musim.
- Penerapan Just-in-Time (JIT) Terapkan sistem JIT untuk meminimalkan stok di gudang. Dengan pendekatan ini, barang baru hanya dipesan saat ada kebutuhan.
- Kemitraan yang Kuat dengan Pemasok Jalin hubungan yang baik dengan pemasok untuk memastikan pengadaan barang yang cepat dan tepat waktu.
- Stok Pengaman (Safety Stock) Simpan stok pengaman untuk produk-produk dengan permintaan tinggi atau lead time panjang. Ini membantu mengurangi risiko kehabisan stok.
- Monitoring dan Otomasi Gunakan perangkat lunak manajemen inventaris untuk memantau tingkat stok secara real-time. Otomasi membantu mengurangi kesalahan manusia dan mempercepat proses pengisian stok.
Baca juga: Mengenal Just In Time Inventory dan Cara Kerjanya
DealPOS
DealPOS adalah Aplikasi Kasir Online yang dirancang khusus untuk bisnis retail yang berkategori Fashion, Minimarket, Electronic, Fresh Food dan Toko Bangunan.
Dengan DealPOS, kamu dapat mengelola inventory toko online dan offline secara realtime dalam satu platform. Kamu juga bisa berjualan secara omnichannel (offline dan online), karena DealPOS terintegrasi dengan Marketplace (Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, Lazada), Shopify dan Webstore Instant (Woocommerce).


