
Menyusun laporan stok atau persediaan barang ternyata tidak hanya berguna untuk mengetahui jumlah barang yang tersedia. Ada banyak manfaat lain yang bisa diperoleh. Mari kita cari tahu manfaatnya dan langkah-langkah membuatnya di sini!
Apa Itu Stok Barang?
Dalam konteks bisnis, stok barang adalah barang-barang yang dimiliki oleh perusahaan dan akan dijual kepada pelanggan. Persediaan ini tidak selalu berupa barang jadi, melainkan bisa disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan.
Persediaan juga dapat berupa bahan setengah jadi yang akan diolah menjadi produk jadi. Penyimpanan persediaan ini harus diperhatikan dengan seksama dan disesuaikan dengan kondisi barang tersebut.
Beberapa persediaan memerlukan ruang penyimpanan khusus dengan suhu rendah dan tingkat sterilisasi tinggi. Secara singkat, persediaan barang adalah jumlah barang yang tersedia secara fisik dan siap untuk dijual. Proses pencatatan pembukuannya dikenal sebagai stock opname. Stock opname juga membantu dalam menghitung kas, aktiva, piutang, hingga hutang perusahaan. Persediaan barang ini memungkinkan perusahaan menganalisis perkembangan usaha dan membandingkannya dengan tahun sebelumnya.
Table of Content
Cara Mengontrol Stok Barang
Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengontrol stok barang, yaitu:
1. Mengelompokkannya
Langkah termudah dalam mengontrol persediaan adalah dengan mengelompokkan barang yang dimiliki. Proses pengelompokan ini bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Tujuannya adalah untuk mempermudah manajemen persediaan berdasarkan keperluan.
2. Disiplin Dalam Proses Stok Barang
Disiplin dalam pencatatan persediaan sangat penting. Rutin memeriksa barang dan mengelompokkannya sesuai tempatnya adalah hal yang harus dilakukan. Ini bertujuan untuk mengurangi ketidakteraturan stok, karena barang akan mudah hilang jika penyimpanannya tidak benar.
3. Memeriksa Stok Barang Terjual
Memeriksa stok barang yang terjual juga merupakan bagian dari manajemen persediaan bisa dilakukan setiap hari untuk mengetahui berapa banyak barang yang terjual dan berapa yang masih tersisa.
Baca juga: 7 Tips Ampuh Mengatur Stok Barang di Gudang
4. Membedakan Jenis Barang
Membedakan barang yang mahal dan tidak mahal akan membantu dalam manajemen persediaan. Barang dengan harga mahal lebih rentan hilang, sehingga manajemen persediaan harus lebih teliti dalam mengontrolnya. Tujuannya adalah untuk menghindari kerugian perusahaan jika ada barang yang hilang atau rusak.
Manfaat Pencatatan Stok Barang
Selain tips mengelola stok, pencatatan persediaan juga memiliki manfaat penting. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Kamu peroleh dengan pencatatan persediaan barang:
1. Mencocokkan Jumlah Barang
Laporan persediaan berguna untuk mencocokkan jumlah barang baik di gudang maupun di pembukuan.
2. Menganalisis Perkembangan Usaha
Laporan stok barang membantu menganalisis perkembangan usaha dengan memungkinkan perbandingan jumlah persediaan yang dimiliki.
3. Mempercepat Pengambilan Keputusan
Jika terdapat barang yang rusak atau hilang, laporan persediaan mempercepat pengambilan keputusan mengenai tindakan yang harus diambil.
4. Mengetahui Arus Kas Masuk dan Keluar
Laporan persediaan memungkinkan Kamu mengetahui arus kas, baik masuk maupun keluar, untuk semua barang yang tersedia.
Langkah-Langkah Membuat Laporan Stok Barang
Laporan persediaan sangat berguna untuk melakukan proses inventaris barang, terutama jika Kamu memiliki lebih dari satu gudang. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat laporan stok:
Baca juga: 10 Aplikasi Stok Barang Terbaik di 2024
1. Siapkan Data
Langkah pertama dalam membuat laporan persediaan adalah mempersiapkan data. Tunjuk seseorang untuk mencatat data barang agar hasilnya lebih akurat. Data ini akan membantu Kamu mengetahui semua transaksi penjualan sebelumnya dan memudahkan dalam menentukan target pasar serta perkiraan penjualan untuk periode berikutnya.
2. Buat Perkiraan
Langkah selanjutnya adalah membuat perkiraan atau forecast untuk mencatat semua persediaan yang dibutuhkan dalam satu periode.
3. Cek Barang Sebelum Disimpan
Mengecek barang sebelum menyimpannya adalah langkah penting. Berikan kode pada setiap barang yang disimpan untuk mengetahui ketersediaannya. Proses ini membantu kamu mengidentifikasi barang yang memiliki kekurangan.
4. Beri Kode pada Setiap Barang
Memberikan kode pada setiap barang mempermudah pencarian barang yang dicari oleh konsumen dan menata barang. Pemberian kode juga memudahkan dalam pembuatan laporan persediaan.
5. Pisahkan Persediaan Lama dan Baru
Langkah terakhir adalah memisahkan persediaan lama dan baru. Keluarkan stok lama terlebih dahulu sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan. Jika menjual barang yang memiliki tanggal kedaluwarsa, gunakan sistem first in first out (FIFO). Untuk barang yang mengikuti tren, gunakan sistem last in first out (LIFO), sehingga barang yang baru masuk adalah model terbaru.
DealPOS
DealPOS adalah Aplikasi kasir online yang dirancang khusus untuk bisnis retail yang berkategori Fashion, Minimarket, Electronic, Fresh Food dan Toko Bangunan.
Dengan DealPOS, kamu dapat mengelola inventory toko online dan offline secara realtime dalam satu platform. Kamu juga bisa berjualan secara omnichannel (offline dan online), karena DealPOS terintegrasi dengan Marketplace (Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, Lazada) dan Webstore Instant (Woocommerce).


