
Pernahkah kamu mengalami penghapusan produk yang kamu jual atau bahkan toko kamu hilang dari marketplace? Mungkin disebabkan oleh pemblokiran produk di marketplace karena tidak sesuai dengan kebijakan platform e-commerce.
Terlebih lagi, saat ini marketplace menerapkan peraturan yang sangat ketat terhadap toko online, mulai dari pembuatan toko, unggah produk, dan hal lainnya. Sebelum toko atau produk kamu diblokir oleh marketplace seperti Tokopedia atau Shopee, mari kita lihat beberapa alasan mengapa produk kamu bisa hilang dari marketplace.
Penyebab Produk Diblokir di Marketplace
Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa pembeli tidak dapat menemukan produk kamu. Barang mungkin tidak muncul dalam pencarian Tokopedia. Ada beberapa alasan mengapa produk kamu tidak muncul dalam pencarian marketplace, mungkin produk kamu dihapus atau diblokir.
Bahkan, banyak toko online dapat melakukan pelanggaran di marketplace. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang alasan mengapa produk kamu diblokir oleh marketplace seperti Shopee dan Tokopedia yang telah kami rangkum.
Serta, ketahui cara mengatasi agar produk kamu tidak dihapus atau diblokir di marketplace. Mari kita simak selengkapnya di bawah ini.
1. Jenis Produk di Toko Termasuk Barang yang Dilarang oleh Marketplace
Setiap marketplace memiliki syarat dan ketentuan untuk penjual yang ingin memiliki toko online, termasuk jenis barang yang dijual. Sebelum produk kamu tampil, marketplace membutuhkan waktu untuk melakukan moderasi atau pengawasan terhadap jenis produk.
Tokopedia, sebagai contoh, memerlukan waktu seminggu untuk moderasi, dan penjual online harus membuktikan bahwa mereka tidak terlibat dalam kecurangan.
Sebelum membuka toko online, pastikan produk yang dijual tidak termasuk jenis barang yang dilarang oleh marketplace. Marketplace seperti Shopee dan Tokopedia memiliki kebijakan yang sangat ketat terhadap penjualan produk terlarang, seperti contohnya:
- Pelanggaran HAKI: Produk yang melanggar hak kekayaan intelektual, hak cipta, atau hak milik lainnya, seperti produk imitasi.
- Produk MLM: Produk dengan hak distribusi eksklusif yang hanya dapat diperdagangkan melalui sistem penjualan MLM.
- Produk Dewasa dan Pornografi: Produk dengan gambar, judul, atau deskripsi yang melanggar norma kesusilaan, seperti obat untuk aktivitas seksual dan gambar sensual.
- Jenis Produk Ilegal dan Berbahaya: Produk seperti obat narkotika, senjata tajam, uang tunai, produk mistis, bahan peledak, dan lainnya tidak dapat dijual secara bebas.
2. Termasuk Produk Spam
Pastikan produk yang diunggah adalah produk nyata. Hampir semua marketplace menerapkan peraturan kepada penjual online untuk memasukkan produk, dan jika kamu menambahkan gambar testimoni, marketplace akan menganggapnya sebagai produk tidak layak dijual dan akan menghapusnya.
3. Deskripsi Produk Mengandung Logo/Link Tempat Belanja Lain
Salah satu alasan produk kamu diblokir oleh marketplace mungkin berasal dari informasi produk yang dimasukkan.
Di Shopee, misalnya, kamu tidak diizinkan mencantumkan nama/logo/link tempat jualan lain dalam foto atau deskripsi produk. Jika kamu melakukannya, produk yang kamu tambahkan ke toko dapat diblokir atau dihapus oleh Shopee.
Dan yang lebih penting, hindari mencantumkan kontak seperti nomor handphone, Whatsapp, atau media sosial lainnya yang mengarahkan pembeli untuk bertransaksi di luar marketplace agar menghindari pemblokiran produk.
4. Pemakaian Nama Produk yang Tidak Relevan
Ketika menambahkan nama produk, pastikan nama yang digunakan sesuai dengan produk yang dijual. Penggunaan nama yang berbeda dari produk yang dijual dapat menyebabkan produk diblokir oleh marketplace, khususnya Shopee.
Pastikan kata kunci yang digunakan relevan dengan produk yang dijual. Penting untuk melakukan riset kata kunci produk di marketplace.
Contohnya, jika kamu menjual sepatu Nike, judul produk kamu sebaiknya mencantumkan merek, nama produk, dan model, misalnya “Nike Women Sneakers Sport Shoes 1787”.
Tidak perlu mencantumkan jenis barang yang tidak sesuai dengan produk, seperti “sepatu fashion wanita boots murah”.
5. Atribut Produk yang Tidak Sesuai
Perhatikan bukan hanya nama produk, tetapi juga atribut merek produk yang harus sesuai dengan produk yang dijual. Jika kamu menjual barang dari suatu merek tertentu, pastikan pengisian merek produk sesuai dengan nama merek tersebut.
6. Kesalahan dalam Penempatan Kategori Produk
Selain dari aspek gambar produk, penempatan kategori produk juga perlu diperhatikan. Hindari kesalahan dalam menempatkan kategori barang, karena sistem akan mendeteksi kejanggalan tersebut.
Pengisian kategori dan subkategori harus dilakukan dengan benar. Jangan salah menempatkan kategori barang, misalnya jika kamu menjual kemeja pria, kategori dan subkategori sebaiknya pakaian pria < kemeja < kemeja polos.
DealPOS
DealPOS adalah Aplikasi Kasir Online yang dirancang khusus untuk bisnis retail yang berkategori Fashion, Minimarket, Electronic, Fresh Food dan Toko Bangunan.
Dengan DealPOS, kamu dapat mengelola inventory toko online dan offline secara realtime dalam satu platform. Kamu juga bisa berjualan secara omnichannel (offline dan online), karena DealPOS terintegrasi dengan Marketplace (Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, Lazada) dan Webstore Instant (Woocommerce).


