Site icon DealPOS Blog

Safety Stock: Pengertian dan Cara Menghitungnya

safety_stock

Bagi para pebisnis retail tantangan yang sering dihadapi adalah bagaimana menjaga persediaan barang di warehouse tetap stabil. Safety stock menjadi solusi penting untuk mengantisipasi hal ini.

Adanya tren baru, permintaan pasar yang naik turun dan event-event flashsale di marketplace dapat mempengaruhi stok, mulai dari berapa banyak masing-masing produk yang harus disimpan dan barang yang tersedia atau dapat dijual.

Disinilah peran safety stock dibutuhkan, berikut merupakan perkiraan perhitungan agar kamu tidak kehabisan stok.

1. Pengertian

Safety stok merupakan persediaan extra yang digunakan apabila ada permintaan pasar secara tiba-tiba. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya kekurangan stok di toko dikarenakan permintaan pasar dalam kondisi tidak stabil.

2. Manfaat

Istilah safety stock atau biasa disebut dengan persediaan barang, selalu berkaitan dengan industri perdagangan. Karena itu penting bagi pebisnis retail untuk mengetahui apa saja manfaatnya.

Berikut beberapa manfaat safety stock:

Menghindari Out of Stock

Salah satu peran safety stock bagi perusahaan adalah mengurangi resiko kehabisan stok dan mencegah operational di perusahaan terhenti ketika bisnis berlangsung.

Mengantisipasi Terjadinya Perubahan Kondisi Pasar

Manfaat lainnya yaitu untuk mengantisipasi terjadinya perubahan kondisi pasar dibeberapa waktu tertentu.

Kondisi pasar akan mempengaruhi aturan persediaan dan permintaan yang terkait di dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu dibeberapa perusahaan di Indonesia menerapkan sistem ini untuk mengantisipasi terjadinya perubahan kondisi pasar.

Para pelaku usaha akan menerapkan nya ketika kondisi pasar sedang dinamis supaya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Menjaga Kepuasan Pelanggan

Salah satu cara terbaik untuk mempertahankan kepuasaan dan loyalitas pelanggan adalah dengan menerapkan metode ini.

Jika customer dapat mengandalkan perusahaan anda untuk memiliki apa yang mereka butuhkan dipersediaan barang, mereka tidak hanya akan terus datang kembali tetapi juga akan menginfokan ke teman atau relasinya melalui mulut ke mulut dimana ini akan mempunyai dampak jangka panjang dan membantu bisnis anda semakin tumbuh dan berkembang.

3. Cara Menghitung Safety Stock

Setelah membahas tentang manfaatnya sekarang kami akan membahas bagaimana cara menghitungnya. berikut rumus dasar cara menghitungnya.

Agar lebih mudah dipahami, kita gunakan asumsi sebagai berikut:

Kamu berhasil menjual T-Shirt sebanyak rata-rata 10 pcs perhari, namun di hari sabtu dan minggu penjualan T-Shirt kamu meningkat menjadi 20 pcs perhari.

Untuk lead time, umumnya pemesanan kamu ke produsen memerlukan waktu 16 hari. Namun karena ekspedisi sedang overload maka pengiriman lambat dan lebih lama menjadi 19 hari secara keseluruhan.

Jika kita menggunakan rumus diatas maka (20 x 19) – (10 x 16) = 220. Jadi 220 adalah safety stock kamu.

20 adalah Penjualan Harian tertinggi

19 adalah Lead time terlama

10 adalah rata-rata penjualan harian

16 adalah rata-rata lead time

5. Rekomendasi Aplikasi Kasir / Point of Sale untuk Manajemen Safety Stock

Jika anda berbisnis retail yang berjualan offline dan online dengan outlet yang banyak anda mungkin bisa consider untuk menggunakan aplikasi kasir Dealpos.

Beberapa fitur utama kami untuk mengelola inventory dan safety stock dibisnis mu antara lain , kartu stok, allocated inventory, dan inventory alert , kunjungi link berikut untuk detailnya: Omnichannel Inventory management

Baca juga: Reorder Point: Definisi dan Cara Menghitungnya


DealPOS adalah Aplikasi kasir online yang dirancang khusus untuk toko Retail yang berkategori Fashion, Minimarket, Electronic, Fresh Food dan Toko Bangunan.

Keyword Search: Aplikasi Kasir, Software Minimarket, Aplikasi Toko Baju, Aplikasi Toko Buah, Aplikasi Toko Bangunan, safety stock

Exit mobile version