DealPOS Blog

Mengenal Just In Time Inventory dan Cara Kerjanya

Sebuah konsep yang mungkin tidak umum dalam bidang manajemen produksi adalah Just In Time Inventory, yang melibatkan manajemen persediaan dengan cermat. Ini merupakan aspek yang cukup kompleks dalam operasional produksi, dan penting bagi perusahaan manufaktur untuk memahami konsep ini guna mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi waktu.

Apa Itu Just In Time Inventory

Just in time inventory merupakan strategi manajemen produksi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai waktu yang diinginkan sambil mengurangi biaya penyimpanan di gudang.

Mengutip dari Business.org, tujuan dari Just In Time Inventory, menjaga jumlah persediaan yang mencukupi untuk memenuhi pesanan, menjaganya tetap segar, dan meningkatkan profitabilitas bisnis dengan efisiensi yang lebih baik. Selain itu, metode ini juga dapat berfungsi sebagai solusi untuk menghindari pembelian berlebihan dalam hal bahan baku untuk proses produksi, karena anggaran pembelian telah direncanakan berdasarkan siklus produksi pada periode sebelumnya.

Cara Kerja Just In Time Inventory

Cara kerja dapat menjadi sangat bermanfaat bagi pebisnis kecil yang baru memulai usahanya dengan mengurangi modal yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan bisnis.

Bagaimana prinsip kerja just in time inventory? Secara esensial, prinsip dasar kerja JIT dibagi menjadi empat tahap, yaitu:

1. Menerima Pesanan Pelanggan

Setelah klien melakukan pemesanan produk, manajer melakukan tinjauan terhadap permintaan pesanan tersebut. Dari tinjauan tersebut, dapat dianalisis apakah tersedia bahan mentah yang diperlukan untuk menyelesaikan pesanan.

2. Pembelian Bahan Baku

Setelah mencatat pesanan produksi yang diperlukan, langkah selanjutnya adalah menghubungi pemasok untuk melakukan pembelian bahan baku.

Ketika melakukan transaksi pembelian, penting untuk diperhatikan agar anda membeli bahan sesuai kebutuhan produksi. Setelah pemasok mengirimkan bahan baku, langkah selanjutnya adalah memulai proses produksi.

3. Memulai Proses Produksi

Setelah anda mencatat apa saja pesanan yang perlu diproduksi, anda dapat menghubungi supplier untuk melakukan pembelanjaan bahan baku. Saat melakukan pembelian, hal yang perlu anda perhatikan adalah belilah bahan yang secukupnya untuk menjalankan produksi. Setelah supplier mengirimkan bahan baku, anda dapat memulai proses produksi.

4. Mempertahankan Siklus Produksi

Adanya pesanan yang berulang memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk merencanakan siklus berikutnya dan melakukan pemesanan bahan yang cukup untuk memenuhi permintaan.

Selain itu, mempertahankan pelanggan yang sudah ada membantu perusahaan meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya operasional.

DealPOS

DealPOS adalah Aplikasi Kasir Online yang dirancang khusus untuk bisnis retail yang berkategori Fashion,  MinimarketElectronic, Fresh Food dan Toko Bangunan.

Dengan DealPOS, kamu dapat mengelola inventory toko online dan offline secara realtime dalam satu platform. Kamu juga bisa berjualan secara omnichannel (Toko offline dan Toko online), karena DealPOS sudah terintegrasi dengan Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, Lazada dan Webstore Instant (Woocommerce).

Exit mobile version