Business Insight

Endorse Vs Ads. Manakah yang Lebih Unggul ?

Apakah kamu pernah berpikir, kira-kira media promosi apa yang saat ini banyak digunakan? Endorse dan Ads akhir-akhir ini sering digunakan untuk memasarkan produk dan branding. Tapi kira-kira efektif yang mana ya dari keduanya untuk promosi?
Dalam dunia bisnis membutuhkan exporsure dan promosi, dua itu adalah satu kesatuan yang penting dalam memasarkan produk. Apalagi kalau produk atau jasa tegolong masih baru, pasti penting banget tau untuk calon customer kita agar mereka tau tentang produk yang kita jual.
Untuk seseorang yang baru terjun atau yang sudah lama dalam dunia bisnis, biasanya dua media ini penting sekali untuk memasarkan produk. Kenapa? Karena endorse simple dan relatif banyak yang menggunakan, lalu Ads bisa menargetkan calon konsumen lebih presisi. Kedua nya menjangkau khalayak luas, tapi apakah kamu tau dari kedua ini manakah yang lebih unggul ? Mari kita bahas satu-satu.

1. Endorse

Endorse adalah dukungan atau pengesahan atas persetujuan segala sesuatu. Dengan kata lain Endorse merupakan dukungan yang bertujuan untuk memasarkan. Dalam media sosial sudah tidak asing lagi dengan kata “Endorse”, pasti sudah paham bahwa Endorse adalah memasarkan sebuah produk melalu influencer, selebram atau artis yang memiliki followers banyak dengan bertujuan untuk branding produk kita. Keefektifitasan Endorse ini lebih baik dalam bidang promosi ketimbang kita harus menyebarkan flyer di jalan, karena sekarang adalah dunia digital yang dimana banyak masyarakat yang mengakses media sosial.

Kelebihan

Review Produk

Produk kamu akan di review oleh influencer, selebgram atau artis, sehingga lebih bagus dalam nilai branding. Tapi kamu jangan lupa, Endorse kepada influencer yang tepat dan sudah teruji.

Lebih Mudah

Promosi melalu inluencer tergolong lebih mudah karena kamu tinggal kasih barang lalu bayar. Nanti nya produk kamu akan di posting oleh influencer tersebut dengan review yang positif.

Kelemahan

Terbatas

Jangkauan promosi nya terbatas, hanya sesuai dengan followers influencer tersebut

Tidak Lama

Promosi tidak bertahan lama, karena biasanya para influencer menargetkan jangka waktu untuk mempromosikan produk kamu.

Sulit Untuk di monitor

Biasanya pihak management dari influencer memberikan jangka waktu kapan nya untuk di promosikan dan Ketika sesudah di promosikan, kamu tidak bisa memantau engagement rate karena semua nya ada pada akun influencer.

2. Ads

Dalam dunia digital saat ini, biasanya pebisnis memilih Ads melalui Facebook, Instagram dan Google untuk memasarkan produk mereka. Karena saat ini Media Sosial bukan lagi menjadi tempat untuk sarana upload foto dan story saja, tapi sudah menjadi tempat untuk berjualan bahkan beriklan. Masing-masing media menyediakan sarana beriklan yang efisien. Beriklan melalui media sosial memberikan kita dua opsi pembayaran yaitu, per klik (pay per click) dan membayar sesuai dengan masa tayang. Namun apakah beriklan di Media sosial adalah hal yang tepat? Mari kita bedah kelebihan dan kelemahannya.

Kelebihan

Bisa Membuat Target Pasar Sendiri

Kamu bisa menspesifikasi kan produk kamu lebih kerucut lagi, semisal pada usia 18 tahun sampai dengan 30 tahun dan bisa kamu setting. Tentunya ini memudahkan kamu untuk mengincar sesuai dengan target pasar.

Terfokus dan Terarah

Seperti yang kita bahas pada point di atas dengan adanya hal seperti ini, membuat branding lebih efektif dan efisien.

Mudah di Monitor

Dalam Ads media sosial kamu bisa melihat jangkauan iklan kamu. Engagement Rate bisa kita monitor pada Ads Media Sosial.

Kelemahan

Jika tidak tahu caranya, Budget akan membengkak

Kenapa ? karena Ads pada media sosial ada dua pembayaran yaitu per klik dan sesuai waktu jam tayang, sesuai yang sudah dibahas di awal. Jika kamu tidak bisa mensetting sesuai target kamu, maka badget yang kamu keluarkan akan sia-sia.

Terkena AME

AME adalah (Ads Manager Eror) atau lebih mudah nya disebut dengan pemblokiran. Iklan kamu bisa di blokir karena melanggar ketentuan yang sudah diberitahukan oleh pihak media sosial. Dampak nya jika terkena AME, kamu tidak akan bisa memasang iklan lagi dengan akun kamu

Kita sudah bahas semua nih tentang Endorse Vs Ads, lalu manakah yang lebih unggul? Dua duanya sama-sama mempunyai kelebihan dan kelemahan nya masing-masing, tinggal kamu yang menentukan mau pake yang mana. Kalau saran dari kami, harus riset terlebih dahulu tentang target pasar untuk produk yang ingin kamu jual.
Jika kamu sudah mengetahui tentang target pasar kamu, baru deh kamu melangkahkan kaki untuk memasarkan produk kamu via Endorse ataupun Ads pada media sosial. Jika kamu ingin Endorse produk kamu ke Influencer, kamu harus tau dulu berapa followers influencer tersebut, lalu berapa biaya nya.
Dan jika kamu ingin beriklan melalui media sosial, kamu harus mempelajari dahulu caranya dan demografi nya seperti apa. Pastikan budget yang kamu keluarkan tidak sia-sia.
Ingin artikel yang lebih bermanfaat lagi? Ikuti Blog kita dan jangan lupa follow Instagram kita ya di @dealpos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: